Profile Chester Benington

Posted in Profile Chester Benington on January 21, 2008 by streetteam

Chester Bennington

Chester Bennington adalah vokalis dari grup musik Linkin Park. Sebelumnya, Chester tergabung ke dalam band “Grey Daze“.

Chester mempunyai satu proyek sampingan bernama “Snow White Tan” yang kemudian disebut Chester sebagai “Dead By Sunrise“.

Masa kecil

Chester dilahirkan di Phoenix, Arizona. Ia tertarik di bidang musik, dan inspirasinya adalah Depeche Mode dan Stone Temple Pilots. Orang tuanya bercerai di akhir 1980an, ketika Chester masih kecil. Akhirnya, Chester berusaha bangkit dengan menggunakan kokain. Chester akhirnya berhasil mengatasi kecanduan narkobanya. Ia bekerja di restoran Burger King sebelum memulai karir sebagai musisi profesional.

Awal karir di Linkin Park

Mulanya, band Xero kesulitan mencari vokalis baru setelah vokalis sebelumnya, Mark Wakefield keluar dari band lalu menjadi manajer Taproot. Mereka mendengar tentang Chester, yang berasal dari Arizona, AS. Xero langsung mengirimkan sebuah kaset kosong dan meminta Chester untuk merekam suaranya di kaset itu. Chester langsung merekamnya dan mengirimkannya kembali kepada Xero. Band itu terkesan lalu merekrut Chester ke dalam band. Setelah ini, Chester mengganti nama band Xero menjadi Hybrid Theory.

Dead By Sunrise

Pada tahun 20042005, beberapa anggota Linkin Park memiliki side project. Chester tidak ketinggalan. Ia lalu membentuk sebuah band yang bernama “Snow White Tan“. Namun, Chester sendiri merubah namanya menjadi “Dead By Sunrise“.

Kehidupan pribadi

Chester menikah dengan istri pertamanya, Samantha, pada 31 Oktober 1996. Mereka mempunyai satu anak, namanya Draven Sebastian, lahir pada 19 April 2002. Setelah bercerai dengan Samantha, Chester menikahi Talinda Bentley, mantan model majalah Playboy.

Peran Chester di Linkin Park

  • Sebagai vokalis.

  • Dalam lagu “Somewhere I Belong“, Chester memainkan gitar akustik.

  • Mengubah nama bandnya, dari “Xero”, lalu “Hybrid Theory”, “Lincoln Park”, dan yang terakhir nama band Chester menjadi “Linkin Park”.

Lagu independen

solo

  • “Let Down” – Ditulis oleh Chester sendiri untuk proyek solonya (dirilis tahun 2007-2008)

  • “Walking In Circles” – dalam album solonya (dirilis tahun 2007-2008)

  • “Morning After” – Ditulis oleh Chester sendiri (dirilis tahun 2003)

Kolaborasi

Profile Mike Shinoda

Posted in Profile Mike Shinoda on January 21, 2008 by streetteam

Mike Shinoda

Michael Kenji Shinoda, atau lebih dikenal sebagai Mike Shinoda atau Mike (lahir tanggal 11 Februari 1976 di Agoura, California) adalah seorang pentolan grup musik rock Amerika, Linkin Park. Di Linkin Park, Mike berperan sebagai emcee (rapper), kadang kibordis dan kadang gitaris.

Ayah Mike Shinoda seorang keturunan Jepang, dan ibunya berdarah Amerika Asli (Indian)—bukan keturunan Rusia seperti disebutkan di beberapa media. Mike mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Jason

Perkenalan dengan musik

Mike Shinoda menghabiskan masa kecilnya di Agoura. Perkenalan pertamanya dengan musik yaitu lewat musik klasik. Mike belajar piano klasik selama 10 tahun. Karena bosan, kemudian dia beralih ke Jazz. Setelah dari jazz, Mike beralih ke hip-hop. Perkenalannya dengan hip-hop yaitu melalui teman-temannya. Setelah menonton konser Anthrax dan Public Enemy, Mike memutuskan dirinya untuk hidup sebagai musisi. Kemudian dia belajar rapping dan membuat lirik lagu saat umur 14 tahun.

Peran Mike dalam Linkin Park

  • Mike sangat berperan dalam unsur hip-hop Linkin Park. Mike menulis lirik lagu bersama Chester, dan juga sebagi kibordis dan gitaris. Mike juga mengarahkan teman-temannya, dan dapat menyatukan sesama anggota Linkin Park, sehingga disebut ‘The Glue’.

  • Mike mendisain cover album Linkin Park yang pertama, Hybrid Theory.

  • Mike memproduseri semua album, kecuali Hybrid Theory dan Meteora. Album-album yang diproduseri Mike yaitu, Reanimation, Linkin Park Live In Texas, dan Collision Course, yaitu kolaborasi antara Linkin Park dengan Jay Z. Sedangkan, Hybrid Theory dan Meteora diproduseri oleh Don Gilmore.

  • Mike sering mengurusi website Linkin Park dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari fans.

  • Mike salah satu yang mempelopori Projekt Revolution (tur bersama Static X, dll di Amerika Serikat) dan juga Collision Course.

Fakta-Fakta Lain Mengenai Mike Shinoda

Fort Minor

Ketika Linkin Park sedang vakum, Mike memutuskan untuk membuat solo projek hip-hopnya bernama Fort Minor. Fort bermakna kuat, sedangkan minor bermakna lemah, mengutip dari Mike, “Minor dalam musik biasanya lebih ‘gelap’ daripada kunci mayor“. Di solo projek ini, Mike tidak sendirian. Dia ditemani Styles of Beyond, yaitu Ryu, Tak, dan DJ Cheapshot. Fort Minor lalu merilis album pertama mereka yaitu The Rising Tied. Banyak artis yang mereka undang dalam album ini, seperti Holly Brook dan Jonah Matranga dalam singel “Where’d You Go?”, Black Thought dalam “Right Now”, Common dalam “Back Home”, dan dengan John Legend dalam “High Road”. Album ini diproduseri oleh Jay Z. “Believe Me” menceritakan sebuah persahabatan yang hancur dengan bebunyian perkusi Latin oleh Bobo. Mike menyimpulkan kesuksesan ala formulanya sendiri dalam “Remember The Name” dengan ungkapan ‘10 persen keberuntungan, 20 persen keahlian, 15 persen konsentrasi dan kekuatan dari keinginan, 5 persen kesenangan, 15 persen beban, dan 100 persen alasan untuk mengingat namanya.’ Lagu “Right Now” diadaptasi dari film Short Cuts oleh Robert Altman. Mike menulis lagu “Where’d You Go?” yang terinspirasi dari istrinya yang sering ia tinggalkan karena pekerjaannya. Mike berkata, setiap kali istrinya mendengar lagu itu, ia selalu menangis. Setelah mengunjungi Museum Nasional Jepang-Amerika Serikat, Mike lalu menulis lagu ‘Kenji’ yang bercerita tentang keluarganya ketika Perang Dunia II, yang diasingkan ke sebuah tempat karena mereka adalah orang Jepang.

Jiwa sosial

Mike juga sering mengikuti bakti sosial atau amal. Dia memberikan beasiswa bagi murid di sekolahnya terdahulu. Mike juga mengikuti organisasi sosial, seperti United Way, AIDS Project L.A., Densho, Japanese American National Museum, Arthritis Foundation, dan Make-A-Wish Foundation. Tahun 2004, Mike mendirikan organisasi untuk membangun kembali Asia Tenggara karena tsunami, bernama Musis For Relief, Linkin Park mengadakan konser di Los Angeles yang langsung terjual habis untuk korban tsunami, dan menghasilkan lebih dari 2 juta dolar Amerika.

 

 

Beberapa band yang berhubungan dengan Linkin Park

Posted in Beberapa band yang berhubungan dengan Linkin Park on January 21, 2008 by streetteam
  1. Fort Minor – Proyek sampingan Mike Shinoda
  2. Dead By Sunrise – Proyek sampingan Chester Bennington
  3. Hybrid Theory – Nama lama Linkin Park
  4. Xero – Nama lama Linkin Park
  5. Tasty Snax – Band lama Dave “Phoenix” Farrell
  6. Grey Daze – Band lama Chester Bennington

Discography

Posted in Discography on January 21, 2008 by streetteam
  1. Xero Sampler Tape
  2. Hybrid Theory EP
  3. Hybrid Theory24 Oktober 2000
  4. Reanimation
  5. Meteora25 Maret 2003
  6. Live In Texas
  7. Collision Course
  8. Minutes To Midnight14 Mei 2007

Mantan Anggota

Posted in Mantan Anggota on January 21, 2008 by streetteam
  1. Mark Wakefield – Vokal
  2. Scott Koziol – Bass (Stand-in)
  3. Kyle Christener – Bass (Stand-in)

Linkin Park Underground

Posted in Linkin Park Underground on January 21, 2008 by streetteam

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, dan album mini (EP).

Teknis

Posted in Teknis on January 21, 2008 by streetteam

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.